slot gacorslot gacorslot gacorslot gacorslot gacorslot gacorslot gacorslot gacor Dabeeo Usung Teknologi AI untuk Pemetaan Kebun Sawit Berkecepatan Tinggi – Mitrasari Prima Pelalawan Riau Indonesia
Senin, 25 Mei 2026
Mitrasari Prima Pelalawan Riau Indonesia
  • Dunia Sawit
  • Sosok
  • Publikasi
  • Edukasi
  • Berbagi
  • Koperasi dan UMKM
  • Informasi
  • Pedoman Media Siber
No Result
View All Result
Mitrasari Prima Pelalawan Riau Indonesia
KONTAK KAMI ➤
No Result
View All Result
Mitrasari Prima Pelalawan Riau Indonesia

Dabeeo Usung Teknologi AI untuk Pemetaan Kebun Sawit Berkecepatan Tinggi

Mitrasari Prima by Mitrasari Prima
Jumat, 21 November 2025
0 0
0
Dabeeo Usung Teknologi AI untuk Pemetaan Kebun Sawit Berkecepatan Tinggi

Bali, SAWIT INDONESIA – PT Dabeeo Artificial Intelligence Indonesia memperkenalkan solusi pemetaan geospasial berbasis Artificial Intelligence (AI) untuk sektor perkebunan dalam ajang Indonesia Palm Oil Conference (IPOC) 2025 di Bali. Perusahaan asal Korea Selatan itu berkomitmen bahwa teknologi mereka mampu mempercepat proses analisis kebun tanpa mengganggu operasional di lapangan.

Head of Business Development Dabeeo Indonesia, Rizky Dantri, mengatakan teknologi yang mereka gunakan berfokus pada pemrosesan citra satelit beresolusi tinggi untuk menghitung jumlah pokok, luasan areal, hingga menganalisis kesehatan tanaman secara otomatis.

“Kami bekerja sama dengan dua perusahaan satelit global, Airbus dan Maxar, yang saat ini memiliki resolusi terbaik di dunia, yaitu 30 cm. Dari data tersebut, kami masih bisa meningkatkan kualitasnya sehingga mendekati hasil drone,” ujarnya di sela-sela pameran IPOC, Kamis (13 November 2025).

BacaJuga

Mengenal Bunga Sawit, Kunci Pembentukan Buah dan Produktivitas TBS

Februari-Maret 2026 Tiga Serangga Penyerbuk Sawit Baru Diharapkan Sudah Bisa Dilepas

Emisi Avtur dari Limbah Cair Sawit Lebih Rendah 79,6 Persen

Cara Mendirikan Kelompok Tani di Indonesia: Syarat dan Prosedur

Ini Alasan Dibalik 18 November Ditetapkan sebagai Hari Sawit Nasional

Menurut Rizky, pendekatan ini memberikan kecepatan analisis yang signifikan sehingga perusahaan perkebunan dapat mempercepat proses pengambilan keputusan dalam pengelolaan blok maupun pembukaan areal.

Keunggulan utama teknologi Dabeeo adalah pemetaan yang dilakukan tanpa menghentikan aktivitas operasional kebun. Berbeda dengan penggunaan drone yang kerap membutuhkan akses khusus dan waktu pengolahan data lebih panjang, pemetaan berbasis satelit dapat dilakukan secara periodik dan terjadwal.

“Kami melakukan analisis dua kali setahun. Hasilnya memungkinkan perusahaan untuk melihat perubahan sampai tingkat per pokok,” jelas Rizky.

Ia menuturkan akses data satelit langsung dari Airbus dan Maxar memungkinkan proses pemetaan lebih cepat dibandingkan penyedia lain yang tidak memiliki perjanjian langsung dengan operator satelit tersebut.

Untuk mendukung operasional lapangan, Dabeeo menyediakan platform mobile yang dapat berjalan dalam kondisi offline, menyesuaikan karakteristik lokasi perkebunan yang umumnya minim jaringan telekomunikasi.

“Pengguna bisa melakukan navigasi, membuat laporan, dan membuka data analisis tanpa sinyal. Begitu keluar dari area kebun, seluruh data bisa diunggah ke sistem,” ujarnya.

Aplikasi tersebut juga dikembangkan agar tetap ringan dan kompatibel dengan perangkat ponsel kelas menengah yang banyak digunakan pekerja lapangan.

Waktu analisis yang sangat cepat, dan akurasi yang tinggi, dan juga platform (mobile app dan Web) Dabeeo menawarkan harga yang sangat masuk akal di industrinya.

Dalam paket Basic Analysis, pelanggan mendapat dua kali analisis per tahun.

Rizky menambahkan bahwa selain berbasis satelit, Daabeo juga menyediakan layanan pemrosesan data drone jika pelanggan telah memiliki citra drone sendiri.

“Kami dapat membuat analisis terrain seperti tingkat kemiringan, aliran air, hingga area rawan banjir. Visualisasinya tersedia dalam platform web dan bisa diakses menggunakan laptop standar,” tuturnya.

Dabeo turut menyediakan layanan purna jual berupa pelatihan, pendampingan lapangan, serta bantuan teknis penggunaan platform.

“Kami mendampingi seluruh proses, mulai dari training web platform hingga aktivitas tim lapangan. Pendampingan ini penting agar teknologi benar-benar terimplementasi dengan optimal,” ujar Rizky.

Dengan meningkatnya kebutuhan digitalisasi di sektor perkebunan, Daabeo menargetkan dapat menjadi mitra strategis bagi perusahaan yang membutuhkan pemetaan cepat, akurat, dan efisien menggunakan data geospasial berpresisi tinggi.

 

Sumber Berita : sawitindonesia.com

Previous Post

Ini Alasan Dibalik 18 November Ditetapkan sebagai Hari Sawit Nasional

Next Post

Cara Mendirikan Kelompok Tani di Indonesia: Syarat dan Prosedur

BERITA Terkait

Mengenal Bunga Sawit, Kunci Pembentukan Buah dan Produktivitas TBS
Berbagi

Mengenal Bunga Sawit, Kunci Pembentukan Buah dan Produktivitas TBS

Senin, 26 Januari 2026
0
Februari-Maret 2026 Tiga Serangga Penyerbuk Sawit Baru Diharapkan Sudah Bisa Dilepas
Dunia Sawit

Februari-Maret 2026 Tiga Serangga Penyerbuk Sawit Baru Diharapkan Sudah Bisa Dilepas

Senin, 5 Januari 2026
0
Emisi Avtur dari Limbah Cair Sawit Lebih Rendah 79,6 Persen
Dunia Sawit

Emisi Avtur dari Limbah Cair Sawit Lebih Rendah 79,6 Persen

Jumat, 12 Desember 2025
0
Cara Mendirikan Kelompok Tani di Indonesia: Syarat dan Prosedur
Edukasi

Cara Mendirikan Kelompok Tani di Indonesia: Syarat dan Prosedur

Sabtu, 29 November 2025
0
Ini Alasan Dibalik 18 November Ditetapkan sebagai Hari Sawit Nasional
Dunia Sawit

Ini Alasan Dibalik 18 November Ditetapkan sebagai Hari Sawit Nasional

Rabu, 19 November 2025
0
RI Siapkan Avtur Ramah Lingkungan Berbasis Sawit, Airlangga: Energi Masa Depan Ada di Tangan Kita
Edukasi

RI Siapkan Avtur Ramah Lingkungan Berbasis Sawit, Airlangga: Energi Masa Depan Ada di Tangan Kita

Selasa, 18 November 2025
0

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PT. Mitrasari Prima
PT. Mitrasari Prima

BERITA POPULER

  • Pimpinan Perusahaan Mitrasari Prima & Agritasarii Prima, saat memberikan bantuan pendidikan.

    Perusahaan Mitrasari Prima & Agritasari Prima Peduli Pendidikan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Asal Muasal China Kembangkan Bibit Sawit Unggul

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Kualitas Tandan Buah Segar (TBS) Sawit

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Pentingnya Berondolan Sawit

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Palm Co Rencana IPO Akhir Tahun, Siap Bangun Pabrik Biodiesel

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jatah Ekspor Minyak Sawit Kembali Dipangkas per 1 Mei 2023

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita Terbaru

Mengenal Bunga Sawit, Kunci Pembentukan Buah dan Produktivitas TBS

Mengenal Bunga Sawit, Kunci Pembentukan Buah dan Produktivitas TBS

Senin, 26 Januari 2026
0
Februari-Maret 2026 Tiga Serangga Penyerbuk Sawit Baru Diharapkan Sudah Bisa Dilepas

Februari-Maret 2026 Tiga Serangga Penyerbuk Sawit Baru Diharapkan Sudah Bisa Dilepas

Senin, 5 Januari 2026
0
Emisi Avtur dari Limbah Cair Sawit Lebih Rendah 79,6 Persen

Emisi Avtur dari Limbah Cair Sawit Lebih Rendah 79,6 Persen

Jumat, 12 Desember 2025
0
Cara Mendirikan Kelompok Tani di Indonesia: Syarat dan Prosedur

Cara Mendirikan Kelompok Tani di Indonesia: Syarat dan Prosedur

Sabtu, 29 November 2025
0
Dabeeo Usung Teknologi AI untuk Pemetaan Kebun Sawit Berkecepatan Tinggi

Dabeeo Usung Teknologi AI untuk Pemetaan Kebun Sawit Berkecepatan Tinggi

Jumat, 21 November 2025
0
Load More
Mitrasari Prima Pelalawan Riau Indonesia

© 2022 PT. Mitrasari Prima. All Rights Reserved.

PT. Mitrasari Prima

  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Dunia Sawit
  • Sosok
  • Publikasi
  • Edukasi
  • Berbagi
  • Koperasi dan UMKM
  • Informasi
  • Video

© 2022 PT. Mitrasari Prima. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Pola Gacor Scatter Hitam