slot gacorslot gacorslot gacorslot gacorslot gacorslot gacorslot gacorslot gacor Ternyata! Ini Alasan Malaysia Ajak RI Kendalikan Harga CPO – Mitrasari Prima Pelalawan Riau Indonesia
Kamis, 30 April 2026
Mitrasari Prima Pelalawan Riau Indonesia
  • Dunia Sawit
  • Sosok
  • Publikasi
  • Edukasi
  • Berbagi
  • Koperasi dan UMKM
  • Informasi
  • Pedoman Media Siber
No Result
View All Result
Mitrasari Prima Pelalawan Riau Indonesia
KONTAK KAMI ➤
No Result
View All Result
Mitrasari Prima Pelalawan Riau Indonesia

Ternyata! Ini Alasan Malaysia Ajak RI Kendalikan Harga CPO

Mitrasari Prima by Mitrasari Prima
Senin, 4 April 2022
0 0
0
Ternyata! Ini Alasan Malaysia Ajak RI Kendalikan Harga CPO

Malaysia dan Indonesia bersepakat mengendalikan harga minyak sawit (CPO/ crude palm oil) dunia. Hal itu terungkap dalam pernyataan pernyataan Perdana Menteri Malaysia Dato’ Sri Ismail Sabri Yaakob saat bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Negara di Jakarta, Jumat, 1 April 2022.

Founder dan Direktur Eksekutif Palm Oil Agribusiness Policy Institute (PASPI) Tungkot Sipayung mengatakan, pernyataan itu memberi sinyal kedua negara akan mengarahkan dewan negara penghasil minyak sawit, Council of Palm Oil Producing (CPOPC) menjadi seperti OPEC.

“Dan bagi Malaysia tentu saja ini menguntungkan. Karena Malaysia tengah menghadapi tantangan baru di pasar minyak sawit dunia akibat kebijakan Indonesia. Biarpun katanya Malaysia mempunyai bursa CPO sendiri, itu tidak menjadi jaminan,” kata Tungkot kepada CNBC Indonesia, Jumat (1/4/2022).

BacaJuga

Februari-Maret 2026 Tiga Serangga Penyerbuk Sawit Baru Diharapkan Sudah Bisa Dilepas

Emisi Avtur dari Limbah Cair Sawit Lebih Rendah 79,6 Persen

Ini Alasan Dibalik 18 November Ditetapkan sebagai Hari Sawit Nasional

Jejak Emas Sawit Indonesia: Dari Tanah Itam Ulu 1911 hingga Jadi Andalan Ekonomi Nasional

7 Fakta Menarik Kelapa Sawit: Hemat Emisi, Ramah Lingkungan, dan Menggerakkan Ekonomi

Pasalnya, lanjut dia, ada 3 kebijakan Indonesia terkait minyak sawit yang menyebabkan pasar lebih dinamis.

“Ada 3 kebijakan yang menjadi kartu truf Indonesia. Yakni, hilirisasi minyak sawit, pungutan ekspor, hingga mandatory biodiesel. Akibat kebijakan itu, produk hilir Malaysia tidak lagi kompetitif. Selama 2 tahun ini, pangsa pasar mereka di luar negeri terus menyusut,” kata Tungkot.

Hilirisasi dan pungutan ekspor, lanjut dia, menyebabkan industri hilir di dalam negeri bisa mendapatkan bahan baku lebih murah.

“Karena itulah, Malaysia mengusulkan itu, salah satunya demi melindungi dirinya juga. Sebenarnya, Indonesia sekarang sudah menentukan pasar dunia. Kalau soal bursa, di Rotterdam juga ada. Tolak ukurnya adalah siapa menguasai stok dunia dia yang pimpin pasar,” kata Tungkot.

Sebelumnya, didampingi Presiden Joko Widodo, PM Malaysia, PM Malaysia mengatakan, kedua negara sepakat bahwa harga sawit dunia memang harus ditentukan Indonesia-Malaysia. Sebagai, produsen utama minyak sawit dunia.

“Kami berdua bersetuju harga minyak kelapa sawit patut ditentukan bersama oleh pihak Malaysia dan Indonesia dan tidak bersaing dari segi penetapan harga. Karena Malaysia dan Indonesia merupakan dua negara yang menguasai keseluruhan dari segi ekspor minyak kelapa sawit,” kata PM Dato’ Sri Ismail Sabri Yaakob dalam tayangan akun Youtube Sekretariat Presiden.

Tungkot mengatakan, jika mengacu pernyataan PM Malaysia tersebut, ke depan, rencana pasokan akan ditentukan dalam sidang CPOPC.

“Bahasa ekonominya kartel. Kartel nggak selalu negatif. Dengan kartel ini, CPOPC akan mengatur dan mengelola stok minyak sawit dunia. Tanpa kartel, harga sawit akan lebih rendah,” ujarnya.

Sebab, imbuh dia, tujuan kartel adalah untuk mendongkrak harga jadi lebih tinggi.

Selanjutnya, kata Tungkot, perubahan peran CPOPC itu akan disertai perubahan-perubahan kebijakan di negara anggota, Indonesia dan Malaysia.

“Ini akan mempengaruhi harga internasional. Karena itu, akan berdampak pada perubahan kebijakan di Indonesia, PR-nya banyak. Mulai dari kebijakan tarif pungutan ekspor (PE) dan bea keluar (BK),” katanya.

 

Sumber berita : cnbcindonesia.com

Previous Post

Penerimaan Komputer dan Printer dari PT. Mitra Sari Prima

Next Post

3 Provinsi dengan Kebun Sawit Terluas di Indonesia, Ternyata Ada 2 di Pulau Sumatra

BERITA Terkait

Februari-Maret 2026 Tiga Serangga Penyerbuk Sawit Baru Diharapkan Sudah Bisa Dilepas
Dunia Sawit

Februari-Maret 2026 Tiga Serangga Penyerbuk Sawit Baru Diharapkan Sudah Bisa Dilepas

Senin, 5 Januari 2026
0
Emisi Avtur dari Limbah Cair Sawit Lebih Rendah 79,6 Persen
Dunia Sawit

Emisi Avtur dari Limbah Cair Sawit Lebih Rendah 79,6 Persen

Jumat, 12 Desember 2025
0
Ini Alasan Dibalik 18 November Ditetapkan sebagai Hari Sawit Nasional
Dunia Sawit

Ini Alasan Dibalik 18 November Ditetapkan sebagai Hari Sawit Nasional

Rabu, 19 November 2025
0
Jejak Emas Sawit Indonesia: Dari Tanah Itam Ulu 1911 hingga Jadi Andalan Ekonomi Nasional
Dunia Sawit

Jejak Emas Sawit Indonesia: Dari Tanah Itam Ulu 1911 hingga Jadi Andalan Ekonomi Nasional

Selasa, 18 November 2025
0
Mengenal Kualitas Tandan Buah Segar (TBS) Sawit
Dunia Sawit

7 Fakta Menarik Kelapa Sawit: Hemat Emisi, Ramah Lingkungan, dan Menggerakkan Ekonomi

Jumat, 14 November 2025
0
Jatah Ekspor Minyak Sawit Kembali Dipangkas per 1 Mei 2023
Dunia Sawit

“Kelapa Sawit Tanaman Zero Waste: Semua Bagian Bernilai Ekonomi Tinggi”

Jumat, 14 November 2025
0

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PT. Mitrasari Prima
PT. Mitrasari Prima

BERITA POPULER

  • Pimpinan Perusahaan Mitrasari Prima & Agritasarii Prima, saat memberikan bantuan pendidikan.

    Perusahaan Mitrasari Prima & Agritasari Prima Peduli Pendidikan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Asal Muasal China Kembangkan Bibit Sawit Unggul

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Pentingnya Berondolan Sawit

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Kualitas Tandan Buah Segar (TBS) Sawit

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Palm Co Rencana IPO Akhir Tahun, Siap Bangun Pabrik Biodiesel

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jatah Ekspor Minyak Sawit Kembali Dipangkas per 1 Mei 2023

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita Terbaru

Mengenal Bunga Sawit, Kunci Pembentukan Buah dan Produktivitas TBS

Mengenal Bunga Sawit, Kunci Pembentukan Buah dan Produktivitas TBS

Senin, 26 Januari 2026
0
Februari-Maret 2026 Tiga Serangga Penyerbuk Sawit Baru Diharapkan Sudah Bisa Dilepas

Februari-Maret 2026 Tiga Serangga Penyerbuk Sawit Baru Diharapkan Sudah Bisa Dilepas

Senin, 5 Januari 2026
0
Emisi Avtur dari Limbah Cair Sawit Lebih Rendah 79,6 Persen

Emisi Avtur dari Limbah Cair Sawit Lebih Rendah 79,6 Persen

Jumat, 12 Desember 2025
0
Cara Mendirikan Kelompok Tani di Indonesia: Syarat dan Prosedur

Cara Mendirikan Kelompok Tani di Indonesia: Syarat dan Prosedur

Sabtu, 29 November 2025
0
Dabeeo Usung Teknologi AI untuk Pemetaan Kebun Sawit Berkecepatan Tinggi

Dabeeo Usung Teknologi AI untuk Pemetaan Kebun Sawit Berkecepatan Tinggi

Jumat, 21 November 2025
0
Load More
Mitrasari Prima Pelalawan Riau Indonesia

© 2022 PT. Mitrasari Prima. All Rights Reserved.

PT. Mitrasari Prima

  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Dunia Sawit
  • Sosok
  • Publikasi
  • Edukasi
  • Berbagi
  • Koperasi dan UMKM
  • Informasi
  • Video

© 2022 PT. Mitrasari Prima. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Pola Gacor Scatter Hitam