slot gacorslot gacorslot gacorslot gacorslot gacorslot gacorslot gacorslot gacor Biskuit Eropa Kembali Gunakan Minyak Sawit – Mitrasari Prima Pelalawan Riau Indonesia
Kamis, 30 April 2026
Mitrasari Prima Pelalawan Riau Indonesia
  • Dunia Sawit
  • Sosok
  • Publikasi
  • Edukasi
  • Berbagi
  • Koperasi dan UMKM
  • Informasi
  • Pedoman Media Siber
No Result
View All Result
Mitrasari Prima Pelalawan Riau Indonesia
KONTAK KAMI ➤
No Result
View All Result
Mitrasari Prima Pelalawan Riau Indonesia

Biskuit Eropa Kembali Gunakan Minyak Sawit

Mitrasari Prima by Mitrasari Prima
Rabu, 13 April 2022
0 0
0
Biskuit Eropa Kembali Gunakan Minyak Sawit

Produsen biskuit asal Italia, Barilla menghapus label ‘senza olio di palma’ atau ‘bebas minyak sawit’ dalam kemasannya. Penghapusan label tersebut karena Barilla telah menggunakan minyak sawit dalam proses produksinya.

Prof Pietro Paganini, Guru besar John Cabot University Roma mengatakan kekurangan minyak bunga matahari (sun flower oil) mendorong banyak produsen dan pengolah makanan untuk memformulasi ulang produknya dengan minyak yang berbeda. “Beberapa di antaranya kembali ke minyak sawit setelah mereka meninggalkannya antara 2016 dan 2018 dan setelah mereka memboikotnya,” kata Paganini ketika dihubungi, Selasa (12/4/2022).

Sementara produsen dan pengolah makanan yang lain, kata Paganini, masih khawatir untuk kembali ke kelapa sawit karena mereka takut akan reputasi mereka. Sebab mereka khawatir terhadap LSM, reaksi pemangku kepentingan, dan lain-lain.

BacaJuga

Mengenal Bunga Sawit, Kunci Pembentukan Buah dan Produktivitas TBS

Februari-Maret 2026 Tiga Serangga Penyerbuk Sawit Baru Diharapkan Sudah Bisa Dilepas

Emisi Avtur dari Limbah Cair Sawit Lebih Rendah 79,6 Persen

Cara Mendirikan Kelompok Tani di Indonesia: Syarat dan Prosedur

Dabeeo Usung Teknologi AI untuk Pemetaan Kebun Sawit Berkecepatan Tinggi

Ada beberapa (produsen pengolah makanan) yang masih mengandalkan cadangan minyak bunga matahari sampai Agustus. Mereka berharap minyak bunga matahari akan kembali (ada di pasaran) lagi.

“Jadi sangat sedikit yang mengakui bahwa mereka membeli dan menggunakan minyak sawit. Kita lihat saja dalam beberapa bulan ke depan apa yang akan terjadi,” tukas Paganini.

Untuk saat ini Paganini memperhatikan bahwa beberapa klaim “bebas minyak sawit” menghilang dari kemasan. Namun Paganini belum bisa memastikan apakah Barilla menggunakan minyak sawit atau tidak, hal itu sulit dikatakan. “Kita lihat saja nanti. Setidaknya untuk saat ini, yang pasti klaim dan komunikasi negatif (terhadap minyak sawit) telah hilang,” katanya.

Barilla, kata Paganini, tidak memiliki banyak pilihan (dalam menggunakan minyak nabati). Produsen biskuit asal Italia ini tidak mengeluarkan pernyataan publik apapun terkait penghapusan label “bebas minyak sawit” dalam kemasannya itu.

Menurut Paganini, Barilla harus kembali menggunakan minyak sawit dalam proses produknya, karena minyak sawit jauh lebih baik, aman dan bersertifikat berkelanjutan. Pada tahun 2016 Barilla menggunakan minyak sawkt  dengan sertifikasi keberlanjutan. Pada tahun 2017 mereka tidak menggunakan minyak sawit sama sekali dan hanya menggunakan 20% minyak bersertifikat.

Paganini mengatakan saat ini produsen dan pengolah makanan di Eropa berada di bawah tekanan kelangkaan komoditas dan melonjaknya harga minyak nabati, terutama minyak nabati non sawit. Karena itu, mereka harus mencari alternatif. “Minyak sawit adalah pilihan terbaik,” tegasnya.

Pihaknya mempercayai bahwa setelah kehebohan boikot kelapa sawit, banyak perusahaan menyadari bahwa ternyata mereka tidak menghasilkan uang (mereka benar-benar menyia-nyiakannya untuk promosi dan reformulasi) dan mereka tidak banyak mendapat keuntungan dari boikot tersebut. “Minyak kelapa sawit menawarkan lebih banyak kesinambungan dan merupakan lemak yang lebih baik untuk makanan mereka,” Kelangkaan dan mahalnya minyak bunga matahari memberikan kesempatan kepada banyak produsen makanan untuk kembali ke minyak yang memberikan mereka performa kinerja terbaik, yakni minyak sawit.

Saat ini, kata Paganini, merupakan momentum yang sangat baik bagi produsen minyak sawit untuk masuk ke Eropa, setelah bertahun-tahun diboikot oleh negara-negara di Benua Biru ini.

“Minyak sawit ada di sini (Eropa) untuk menyelamatkan,” kata Paganini.

Saat ini, kata Paganini, bukan waktunya untuk membalas dendam setelah apa yang telah terjadi. Yang terbaik yang dapat dilakukan oleh negara-negara produsen minyak sawit adalah meningkatkan produktivitas, meningkatkan kualitas dan keberlanjutan yang lebih jauh baik lagi, memperkuat skema sertifikasi dan menjadikannya sebagai tolok ukur untuk semua komoditas lain dan menawarkannya kepada orang Eropa.

“Jika mereka pintar mereka akan membelinya. Jika tidak, dunia ini jauh lebih besar dari Eropa. Eropa kecil tetapi masih berpengaruh secara politik, jadi sebaiknya ikuti saja mereka. Sekarang saatnya berjabat tangan dan menjual sebanyak mungkin minyak sawit berkelanjutan,” katanya.

Indonesia, kata Paganini, harus terus melakukan apa yang sudah dilakukan jutaan pekerja di rantai pasok, yakni meningkatkan kualitas, meningkatkan keberlanjutan, melestarikan keanekaragaman hayati, dan menghasilkan lebih banyak minyak sawit.

 

Sumber berita : Industry.co.id

Previous Post

3 Provinsi dengan Kebun Sawit Terluas di Indonesia, Ternyata Ada 2 di Pulau Sumatra

Next Post

Membangun Kebun Sawit Juga Membangun Peradaban

BERITA Terkait

Mengenal Bunga Sawit, Kunci Pembentukan Buah dan Produktivitas TBS
Berbagi

Mengenal Bunga Sawit, Kunci Pembentukan Buah dan Produktivitas TBS

Senin, 26 Januari 2026
0
Februari-Maret 2026 Tiga Serangga Penyerbuk Sawit Baru Diharapkan Sudah Bisa Dilepas
Dunia Sawit

Februari-Maret 2026 Tiga Serangga Penyerbuk Sawit Baru Diharapkan Sudah Bisa Dilepas

Senin, 5 Januari 2026
0
Emisi Avtur dari Limbah Cair Sawit Lebih Rendah 79,6 Persen
Dunia Sawit

Emisi Avtur dari Limbah Cair Sawit Lebih Rendah 79,6 Persen

Jumat, 12 Desember 2025
0
Cara Mendirikan Kelompok Tani di Indonesia: Syarat dan Prosedur
Edukasi

Cara Mendirikan Kelompok Tani di Indonesia: Syarat dan Prosedur

Sabtu, 29 November 2025
0
Dabeeo Usung Teknologi AI untuk Pemetaan Kebun Sawit Berkecepatan Tinggi
Informasi

Dabeeo Usung Teknologi AI untuk Pemetaan Kebun Sawit Berkecepatan Tinggi

Jumat, 21 November 2025
0
Ini Alasan Dibalik 18 November Ditetapkan sebagai Hari Sawit Nasional
Dunia Sawit

Ini Alasan Dibalik 18 November Ditetapkan sebagai Hari Sawit Nasional

Rabu, 19 November 2025
0

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PT. Mitrasari Prima
PT. Mitrasari Prima

BERITA POPULER

  • Pimpinan Perusahaan Mitrasari Prima & Agritasarii Prima, saat memberikan bantuan pendidikan.

    Perusahaan Mitrasari Prima & Agritasari Prima Peduli Pendidikan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Asal Muasal China Kembangkan Bibit Sawit Unggul

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Pentingnya Berondolan Sawit

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Kualitas Tandan Buah Segar (TBS) Sawit

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Palm Co Rencana IPO Akhir Tahun, Siap Bangun Pabrik Biodiesel

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jatah Ekspor Minyak Sawit Kembali Dipangkas per 1 Mei 2023

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita Terbaru

Mengenal Bunga Sawit, Kunci Pembentukan Buah dan Produktivitas TBS

Mengenal Bunga Sawit, Kunci Pembentukan Buah dan Produktivitas TBS

Senin, 26 Januari 2026
0
Februari-Maret 2026 Tiga Serangga Penyerbuk Sawit Baru Diharapkan Sudah Bisa Dilepas

Februari-Maret 2026 Tiga Serangga Penyerbuk Sawit Baru Diharapkan Sudah Bisa Dilepas

Senin, 5 Januari 2026
0
Emisi Avtur dari Limbah Cair Sawit Lebih Rendah 79,6 Persen

Emisi Avtur dari Limbah Cair Sawit Lebih Rendah 79,6 Persen

Jumat, 12 Desember 2025
0
Cara Mendirikan Kelompok Tani di Indonesia: Syarat dan Prosedur

Cara Mendirikan Kelompok Tani di Indonesia: Syarat dan Prosedur

Sabtu, 29 November 2025
0
Dabeeo Usung Teknologi AI untuk Pemetaan Kebun Sawit Berkecepatan Tinggi

Dabeeo Usung Teknologi AI untuk Pemetaan Kebun Sawit Berkecepatan Tinggi

Jumat, 21 November 2025
0
Load More
Mitrasari Prima Pelalawan Riau Indonesia

© 2022 PT. Mitrasari Prima. All Rights Reserved.

PT. Mitrasari Prima

  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Dunia Sawit
  • Sosok
  • Publikasi
  • Edukasi
  • Berbagi
  • Koperasi dan UMKM
  • Informasi
  • Video

© 2022 PT. Mitrasari Prima. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Pola Gacor Scatter Hitam