Rabu, 4 November 2026
Mitrasari Prima Pelalawan Riau Indonesia
  • Dunia Sawit
  • Sosok
  • Publikasi
  • Edukasi
  • Berbagi
  • Koperasi dan UMKM
  • Informasi
  • Pedoman Media Siber
No Result
View All Result
Mitrasari Prima Pelalawan Riau Indonesia
KONTAK KAMI ➤
No Result
View All Result
Mitrasari Prima Pelalawan Riau Indonesia

Biodiesel Menjadi Jangkar Harga Minyak Sawit Baru

Mitrasari Prima by Mitrasari Prima
Rabu, 5 Agustus 2026
0 0
0
Biodiesel Menjadi Jangkar Harga Minyak Sawit Baru

InfoSAWIT, JAKARTA – Dalam beberapa tahun terakhir, satu variabel baru muncul sebagai penentu harga sawit global: kebijakan biodiesel Indonesia.

Ketua Bidang Luar Negeri Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), Fadhil Hasan, menilai program biodiesel nasional kini telah berkembang menjadi salah satu price anchor terbesar di pasar minyak sawit dunia. Sebagai produsen sawit terbesar global, setiap kebijakan peningkatan blending-menuju B45 hingga eventual B50-berarti semakin besar volume CPO yang dialihkan dari jalur ekspor ke konsumsi energi domestik.

Meski pemerintah memutuskan mandatori tahun ini tetap di level B40, rencana peningkatan campuran biodiesel tetap menciptakan ekspektasi pasar yang kuat.

BacaJuga

Tandan Kosong Sawit Tak Lagi Sekadar Limbah, BRIN Kembangkan Teknologi Boiler Biomassa

Bos BRIN Lapor Prabowo Limbah Sawit Bisa Diolah Jadi Listrik

Smart Batik Indonesia Kembangkan Wastra Berbahan Sawit dan Kakao untuk Hilirisasi Perkebunan

200 Turunan Sawit Bisa Jadi Peluang UMKM: Makanan sampai Produk Perawatan

Ubah Limbah Sawit jadi Pakan, Tim Ekspedisi Patriot UNAIR Dorong Peternak Prafi Lebih Berdaya

Artinya, bahkan ketika produksi naik, pasokan ekspor yang tersedia bagi pasar global belum tentu bertambah signifikan. Di sinilah harga mendapatkan penopang struktural.

Mandatori biodiesel secara langsung mengalihkan sawit dari kanal ekspor ke penggunaan energi, dan itu berdampak besar terhadap inventori global maupun floor price CPO,” demikian benang merah pandangan Fadhil Hasan.

Meski produksi diperkirakan tetap naik, sisi suplai masih menyimpan banyak ketidakpastian.

Cuaca tetap menjadi variabel paling sensitif. Pola La Niña, misalnya, dapat meningkatkan curah hujan dan mengganggu produktivitas maupun panen. Di Malaysia, siklus replanting, usia tanaman yang menua, serta isu tenaga kerja masih menjadi penghambat pertumbuhan output yang agresif.

Sementara di Indonesia, dinamika tata kelola lahan, penguatan pengawasan kebun, serta perubahan kebijakan domestik berpotensi memengaruhi ritme produksi.

Dengan kata lain, pasokan sawit global masih bertumbuh, tetapi elastisitasnya terbatas.

Ketika suplai tumbuh moderat dan permintaan energi domestik meningkat, harga berpotensi tetap kuat-meski volatilitas akan tetap tinggi.

Harga Masih Tinggi, Tapi Lebih Rasional

Secara historis, rata-rata harga sawit sepanjang 2025 berada di level RM 4.285 per ton di Bursa Malaysia Derivatives, sedikit lebih rendah dibanding rerata 2024 sebesar RM 4.372 per ton. Di pasar domestik, harga referensi KPBN juga turun tipis menjadi ekuivalen RM 3.708, dibanding RM 3.815 tahun sebelumnya.

Yang menarik, sepanjang September 2024 hingga Maret 2025, sawit sempat menikmati status premium oil, ketika harganya diperdagangkan lebih tinggi dibanding minyak nabati lain- terutama soybean oil.

Namun status premium itu tidak bertahan lama. Mulai kuartal kedua 2025, harga sawit terkoreksi dan kembali bergerak lebih kompetitif terhadap soybean oil, rapeseed oil, maupun sunflower oil.

Menurut Fadhil, pola ini menandai kembalinya sawit ke posisi alaminya: bukan minyak nabati termurah secara mutlak, tetapi tetap menjadi minyak nabati paling efisien secara ekonomi.

Untuk 2026, harga CPO diperkirakan masih berada di level tinggi, namun lebih rendah dibanding rerata 2025.

Pada semester pertama, harga diproyeksikan bergerak di kisaran RM 4.100-RM 4.400 per ton, ditopang produksi musiman yang rendah, penyesuaian inventori pasca akhir tahun, serta dukungan permintaan biodiesel.

Memasuki semester kedua, harga diperkirakan bergerak lebih moderat di kisaran RM 4.000-RM 4.300 per ton, seiring meningkatnya panen musiman dan bertambahnya kompetisi dari minyak nabati lain seperti soybean oil dan sunflower oil. (T2)

 

Sumber Berita : infosawit.com

Previous Post

Nigeria Kehilangan Dominasi Sawit Dunia, Kini Belajar dari Keberhasilan Malaysia

Next Post

9th Borneo Forum 2026: GAPKI Sebut Inovasi dan Produktivitas Jadi Kunci Masa Depan Industri Sawit Indonesia

BERITA Terkait

Tandan Kosong Sawit Tak Lagi Sekadar Limbah, BRIN Kembangkan Teknologi Boiler Biomassa
Berbagi

Tandan Kosong Sawit Tak Lagi Sekadar Limbah, BRIN Kembangkan Teknologi Boiler Biomassa

Sabtu, 31 Oktober 2026
0
Bos BRIN Lapor Prabowo Limbah Sawit Bisa Diolah Jadi Listrik
Berbagi

Bos BRIN Lapor Prabowo Limbah Sawit Bisa Diolah Jadi Listrik

Kamis, 29 Oktober 2026
0
Smart Batik Indonesia Kembangkan Wastra Berbahan Sawit dan Kakao untuk Hilirisasi Perkebunan
Edukasi

Smart Batik Indonesia Kembangkan Wastra Berbahan Sawit dan Kakao untuk Hilirisasi Perkebunan

Rabu, 28 Oktober 2026
0
200 Turunan Sawit Bisa Jadi Peluang UMKM: Makanan sampai Produk Perawatan
Dunia Sawit

200 Turunan Sawit Bisa Jadi Peluang UMKM: Makanan sampai Produk Perawatan

Senin, 26 Oktober 2026
0
Ubah Limbah Sawit jadi Pakan, Tim Ekspedisi Patriot UNAIR Dorong Peternak Prafi Lebih Berdaya
Dunia Sawit

Ubah Limbah Sawit jadi Pakan, Tim Ekspedisi Patriot UNAIR Dorong Peternak Prafi Lebih Berdaya

Rabu, 2 September 2026
0
Limbah Sawit Disulap Jadi Biometana, Energi Bersih buat Industri
Dunia Sawit

Limbah Sawit Disulap Jadi Biometana, Energi Bersih buat Industri

Minggu, 30 Agustus 2026
0

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PT. Mitrasari Prima
PT. Mitrasari Prima

BERITA POPULER

  • Pimpinan Perusahaan Mitrasari Prima & Agritasarii Prima, saat memberikan bantuan pendidikan.

    Perusahaan Mitrasari Prima & Agritasari Prima Peduli Pendidikan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Asal Muasal China Kembangkan Bibit Sawit Unggul

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Pentingnya Berondolan Sawit

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Kualitas Tandan Buah Segar (TBS) Sawit

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Palm Co Rencana IPO Akhir Tahun, Siap Bangun Pabrik Biodiesel

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jatah Ekspor Minyak Sawit Kembali Dipangkas per 1 Mei 2023

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita Terbaru

Tandan Kosong Sawit Tak Lagi Sekadar Limbah, BRIN Kembangkan Teknologi Boiler Biomassa

Tandan Kosong Sawit Tak Lagi Sekadar Limbah, BRIN Kembangkan Teknologi Boiler Biomassa

Sabtu, 31 Oktober 2026
0
Bos BRIN Lapor Prabowo Limbah Sawit Bisa Diolah Jadi Listrik

Bos BRIN Lapor Prabowo Limbah Sawit Bisa Diolah Jadi Listrik

Kamis, 29 Oktober 2026
0
Smart Batik Indonesia Kembangkan Wastra Berbahan Sawit dan Kakao untuk Hilirisasi Perkebunan

Smart Batik Indonesia Kembangkan Wastra Berbahan Sawit dan Kakao untuk Hilirisasi Perkebunan

Rabu, 28 Oktober 2026
0
200 Turunan Sawit Bisa Jadi Peluang UMKM: Makanan sampai Produk Perawatan

200 Turunan Sawit Bisa Jadi Peluang UMKM: Makanan sampai Produk Perawatan

Senin, 26 Oktober 2026
0
Ubah Limbah Sawit jadi Pakan, Tim Ekspedisi Patriot UNAIR Dorong Peternak Prafi Lebih Berdaya

Ubah Limbah Sawit jadi Pakan, Tim Ekspedisi Patriot UNAIR Dorong Peternak Prafi Lebih Berdaya

Rabu, 2 September 2026
0
Load More
Mitrasari Prima Pelalawan Riau Indonesia

© 2022 PT. Mitrasari Prima. All Rights Reserved.

PT. Mitrasari Prima

  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Dunia Sawit
  • Sosok
  • Publikasi
  • Edukasi
  • Berbagi
  • Koperasi dan UMKM
  • Informasi
  • Video

© 2022 PT. Mitrasari Prima. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Pola Gacor Scatter Hitam