slot gacorslot gacorslot gacorslot gacorslot gacorslot gacorslot gacorslot gacor ESDM Pastikan Biodiesel B50 Berlaku Awal 2026, Begini Kesiapannya - Mitrasari Prima Pelalawan Riau Indonesia
Minggu, 25 Januari 2026
Mitrasari Prima Pelalawan Riau Indonesia
  • Dunia Sawit
  • Sosok
  • Publikasi
  • Edukasi
  • Berbagi
  • Koperasi dan UMKM
  • Informasi
  • Pedoman Media Siber
No Result
View All Result
Mitrasari Prima Pelalawan Riau Indonesia
KONTAK KAMI ➤
No Result
View All Result
Mitrasari Prima Pelalawan Riau Indonesia

ESDM Pastikan Biodiesel B50 Berlaku Awal 2026, Begini Kesiapannya

Mitrasari Prima by Mitrasari Prima
Selasa, 20 Mei 2025
0 0
0
ESDM Pastikan Biodiesel B50 Berlaku Awal 2026, Begini Kesiapannya

Bloomberg Technoz, Jakarta – Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung memastikan level mandatori biodiesel tetap akan ditingkatkan menjadi B50 pada awal 2026, dan mengeklaim kesiapannya saat ini sudah hampir matang. 

Yuliot menyebut implementasi mandatori biodiesel B40 pada tahun ini sudah berjalan dengan lancar, baik untuk segmen pelayanan publik atau public service obligation (PSO) maupun non-PSO. Hingga April 2025, penyaluran B40 telah mencapai 4,3 juta kiloliter (kl) dari target 15,62 juta kl sepanjang 2025.

“Jadi ya kita juga lagi mengevaluasi dari industri dalam negeri untuk ketersediaan FAME-nya. Kita sudah siap untuk masuk di B50 tahun depan. Jadi untuk B50 tahun depan ya mudah-mudahan dari awal tahun itu kita sudah bisa tetapkan,” ujarnya saat ditemui di kantor Kementerian ESDM, Jumat (16/5/2025).

BacaJuga

Februari-Maret 2026 Tiga Serangga Penyerbuk Sawit Baru Diharapkan Sudah Bisa Dilepas

Emisi Avtur dari Limbah Cair Sawit Lebih Rendah 79,6 Persen

Cara Mendirikan Kelompok Tani di Indonesia: Syarat dan Prosedur

Dabeeo Usung Teknologi AI untuk Pemetaan Kebun Sawit Berkecepatan Tinggi

Ini Alasan Dibalik 18 November Ditetapkan sebagai Hari Sawit Nasional

Bahan Baku

Yuliot juga mengatakan pelaku usaha juga sudah melaporkan mengenai keamanan ketersediaan bahan baku minyak kelapa sawit mentah atau crude palm oil (CPO), serta kesiapan industri pengolahan untuk ketersediaan FAME. 

Biodiesel. (Kementerian ESDM)

Biodiesel. (Kementerian ESDM)

 

“Dan juga ini bagaimana by-product yang dihasilkan itu juga bisa mengisi rantai pasok industri dalam negeri dalam rangka hilirisasi.”

Soal kesiapan badan usaha untuk memproduksi biodiesel B50, Yuliot juga mengatakan sudah ada industri FAME asal Amerika Serikat (AS) yang mendapatkan kuota lebih pada tahun ini, seiring dengan komitmen mereka untuk menambah kegiatan investasinya di Tanah Air.

“Terkait dengan ketersediaan bahan baku, mereka juga sudah mengonsolidasikan. Jadi ada penambahan bahan baku juga ini sudah dikondisikan,” tegas Yuliot.

Tambah Kapasitas

Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (Aprobi) sebelumnya mengatakan Indonesia membutuhkan peningkatan kapasitas terpasang biofuel setidaknya sebanyak 4 juta kl untuk dapat mengimplementasikan mandatori biodiesel B50 yang ditargetkan pada 2026.

Sekretaris Jenderal Aprobi Ernest Gunawan mengatakan kapasitas terpasang biodiesel Indonesia saat ini baru sekitar 19,6 juta kl. Kapasitas tersebut masih bisa mencukupi kebutuhan produksi untuk implementasi B40 tahun ini yang ditarget sebanyak 15,6 juta kl.

“Akan tetapi, kalau ditanya B50, dengan kapasitas terpasang kita 19,6 juta kl, sepertinya kita membutuhkan tambahan sekitar 4 juta kl,” kata Ernest di sela acara buka bersama Gapki, awal Maret.

Menurut Ernest, tahun ini Aprobi akan memiliki dua anggota baru yang diharapkan dapat menambah kapasitas produksi biodiesel sebanyak 1—1,5 juta kl. Namun, Indonesia masih membutuhkan tambahan kapasitas sekitar 2,5 juta ton lagi.

“[Selisih antara] kapasitas terpasang dengan kapasitas produksi itu biasanya kita mengambil average sekitar 80%—85%, karena adanya maintenance yang harus kita perhitungkan. Jadi [produksi] tidak bisa full 100% [dari kapasitas terpasang],” terangnya. 

Aprobi mencatat, dengan target produksi B40 tahun ini sebanyak 15,6 juta kl, Indonesia membutuhkan bahan baku atau feedstock minyak sawit sebanyak 13,5 juta ton per tahun. Apabila pemerintah menargetkan produksi B50 sebanyak 19 juta kl, feedstock yang akan diperlukan mencapai 17—18 juta ton per tahun.

 

Sumber : bloombergtechnoz.com

Previous Post

Pengelolaan dan Pemanfaatan Limbah Biomassa Mewujudkan Ekonomi Sirkular dan Berkelanjutan

Next Post

Petani Sawit Swadaya di Sumut Beralih ke Pertanian Regeneratif, Upaya Pulihkan Lahan Sawit yang Terdegradasi

BERITA Terkait

Februari-Maret 2026 Tiga Serangga Penyerbuk Sawit Baru Diharapkan Sudah Bisa Dilepas
Dunia Sawit

Februari-Maret 2026 Tiga Serangga Penyerbuk Sawit Baru Diharapkan Sudah Bisa Dilepas

Senin, 5 Januari 2026
0
Emisi Avtur dari Limbah Cair Sawit Lebih Rendah 79,6 Persen
Dunia Sawit

Emisi Avtur dari Limbah Cair Sawit Lebih Rendah 79,6 Persen

Jumat, 12 Desember 2025
0
Cara Mendirikan Kelompok Tani di Indonesia: Syarat dan Prosedur
Edukasi

Cara Mendirikan Kelompok Tani di Indonesia: Syarat dan Prosedur

Sabtu, 29 November 2025
0
Dabeeo Usung Teknologi AI untuk Pemetaan Kebun Sawit Berkecepatan Tinggi
Informasi

Dabeeo Usung Teknologi AI untuk Pemetaan Kebun Sawit Berkecepatan Tinggi

Jumat, 21 November 2025
0
Ini Alasan Dibalik 18 November Ditetapkan sebagai Hari Sawit Nasional
Dunia Sawit

Ini Alasan Dibalik 18 November Ditetapkan sebagai Hari Sawit Nasional

Rabu, 19 November 2025
0
RI Siapkan Avtur Ramah Lingkungan Berbasis Sawit, Airlangga: Energi Masa Depan Ada di Tangan Kita
Edukasi

RI Siapkan Avtur Ramah Lingkungan Berbasis Sawit, Airlangga: Energi Masa Depan Ada di Tangan Kita

Selasa, 18 November 2025
0

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PT. Mitrasari Prima
PT. Mitrasari Prima

BERITA POPULER

  • Pimpinan Perusahaan Mitrasari Prima & Agritasarii Prima, saat memberikan bantuan pendidikan.

    Perusahaan Mitrasari Prima & Agritasari Prima Peduli Pendidikan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Asal Muasal China Kembangkan Bibit Sawit Unggul

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Kualitas Tandan Buah Segar (TBS) Sawit

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Palm Co Rencana IPO Akhir Tahun, Siap Bangun Pabrik Biodiesel

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jatah Ekspor Minyak Sawit Kembali Dipangkas per 1 Mei 2023

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Pentingnya Berondolan Sawit

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita Terbaru

Februari-Maret 2026 Tiga Serangga Penyerbuk Sawit Baru Diharapkan Sudah Bisa Dilepas

Februari-Maret 2026 Tiga Serangga Penyerbuk Sawit Baru Diharapkan Sudah Bisa Dilepas

Senin, 5 Januari 2026
0
Emisi Avtur dari Limbah Cair Sawit Lebih Rendah 79,6 Persen

Emisi Avtur dari Limbah Cair Sawit Lebih Rendah 79,6 Persen

Jumat, 12 Desember 2025
0
Cara Mendirikan Kelompok Tani di Indonesia: Syarat dan Prosedur

Cara Mendirikan Kelompok Tani di Indonesia: Syarat dan Prosedur

Sabtu, 29 November 2025
0
Dabeeo Usung Teknologi AI untuk Pemetaan Kebun Sawit Berkecepatan Tinggi

Dabeeo Usung Teknologi AI untuk Pemetaan Kebun Sawit Berkecepatan Tinggi

Jumat, 21 November 2025
0
Ini Alasan Dibalik 18 November Ditetapkan sebagai Hari Sawit Nasional

Ini Alasan Dibalik 18 November Ditetapkan sebagai Hari Sawit Nasional

Rabu, 19 November 2025
0
Load More
Mitrasari Prima Pelalawan Riau Indonesia

© 2022 PT. Mitrasari Prima. All Rights Reserved.

PT. Mitrasari Prima

  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Dunia Sawit
  • Sosok
  • Publikasi
  • Edukasi
  • Berbagi
  • Koperasi dan UMKM
  • Informasi
  • Video

© 2022 PT. Mitrasari Prima. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Pola Gacor Scatter Hitam