slot gacorslot gacorslot gacorslot gacorslot gacorslot gacorslot gacorslot gacor Peremajaan Sawit Rakyat Bisa Kerek Produksi CPO Buat B50 - Mitrasari Prima Pelalawan Riau Indonesia
Minggu, 23 Agustus 2026
Mitrasari Prima Pelalawan Riau Indonesia
  • Dunia Sawit
  • Sosok
  • Publikasi
  • Edukasi
  • Berbagi
  • Koperasi dan UMKM
  • Informasi
  • Pedoman Media Siber
No Result
View All Result
Mitrasari Prima Pelalawan Riau Indonesia
KONTAK KAMI ➤
No Result
View All Result
Mitrasari Prima Pelalawan Riau Indonesia

Peremajaan Sawit Rakyat Bisa Kerek Produksi CPO Buat B50

Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menuturkan, program peremajaan sawit rakyat (PSR) menjadi penting untuk meningkatkan produktivitas.

Mitrasari Prima by Mitrasari Prima
Minggu, 23 Agustus 2026
0 0
0
Peremajaan Sawit Rakyat Bisa Kerek Produksi CPO Buat B50

Liputan6.com, Jakarta – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menilai program peremajaan sawit rakyat (PSR) punya peran penting. Termasuk untuk meningkatkan produksi, sejalan dengan bertambahnya kebutuhan minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) bagi program biodiesel 50 atau B50.

Pemerintah resmi meluncurkan program biodiesel dengan campuran 50% minyak sawit atau B50 pada Juli 2026. Program tersebut membutuhkan alokasi minyak sadikit lebih banyak.

“Program PSR ini sejalan dengan program biodiesel, dalam tahapan ini sudah mencapai B50 yang diluncurkan oleh Bapak Presiden tanggal 9 Juli yang lalu,” ujar Airlangga di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (20/8/2026).

BacaJuga

Tandan Kosong Sawit Dibidik Jadi Bahan Baku Bioetanol Generasi Kedua

9th Borneo Forum 2026: GAPKI Sebut Inovasi dan Produktivitas Jadi Kunci Masa Depan Industri Sawit Indonesia

Biodiesel Menjadi Jangkar Harga Minyak Sawit Baru

Nigeria Kehilangan Dominasi Sawit Dunia, Kini Belajar dari Keberhasilan Malaysia

Kenali Tipe Warna Buah Sawit, Planter Diminta Tak Hanya Andalkan Warna Saat Menentukan Panen

Dia mencatat ada tambahan kebutuhan CPO untuk program biodiesel ini, dari semula 15,6 juta ton menjadi 18 juta ton per tahun. “Sehingga program PSR ini menjadi penting karena untuk meningkatkan produktivitas daripada sawit,” ujar dia.

Dana yang dihimpun oleh BPDP pun dipandang Airlangga bisa mendukung program ketahanan energi nasional, misalnya melalui program B50.

“Ke depan, kinerja BPDP ini menjadi penting karena pertama tentu tugas BPDP adalah untuk menghimpun dana, di mana dana ini untuk membiayai aktivitas daripada program ketahanan energi melalui biodiesel, dalam hal ini B50,” imbuh Airlangga.

Manfaat PSR

Dia mengapresiasi kerja sama antara Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) Kelapa Sawit dan sejumlah lembaga lainnya. Apalagi, banyak manfaat yang tersalurkan dari PSR ini.

“Kita ketahui bersama bahwa program PSR ini dalam beberapa waktu sejak 2017, sehingga Juli sudah terealisasi 427.441 hektare dengan total dana Rp 12,14 triliun dan diperkirakan dapat menyerap tenaga kerja sampai dengan 1 juta orang,” beber dia.

BPDP memperkirakan tahun ini pendapatannya sebesar 27,81% dari pungutan ekspor, atau meningkat dibandingkan tahun lalu sebesar 73,2%. Kemudian, dana transfer daerah juga naik dibandingkan tahun lalu sebesar 22,3%.

 PSR Jadi Kunci

Aktivitas panen buah sawit di Provinsi Riau. (Liputan6.com/M Syukur)

Kementerian Pertanian (Kementan) menyatakan program peremajaan sawit rakyat (PSR) merupakan solusi utama dalam meningkatkan produksi dan produktivitas tanaman sawit di tengah keterbatasan lahan saat ini.

Direktur Tanaman Kelapa Sawit dan Aneka Palma Ditjen Perkebunan Kementan Iim Mucharam, mengatakan peningkatan produktivitas menjadi salah satu opsi bagi industri sawit nasional di tengah keterbatasan lahan dan tekanan global terhadap ekspansi perkebunan.

“Bicara ekspansi sudah tidak mungkin karena lahan terbatas dan ada tekanan internasional serta isu-isu global. Makanya PSR menjadi kunci,” ujar Iim dikutip dari Antara, Kamis (21/5/2026).

Menurut dia luas kebun sawit nasional pada 2025 mencapai 16,8 juta hektare (ha), sekitar 51 persen milik perusahaan swasta dan 41 persen atau sekitar 6,8 juta hektare merupakan kebun rakyat. Besarnya porsi kebun rakyat itulah yang dinilai menyimpan potensi besar peningkatan produksi nasional melalui program PSR.

“Bayangkan 41 persen dari 16 juta hektar itu besar sekali potensinya,” kata Iim.

Belum Capai Target

Seorang pekerja mengangkut cangkang sawit di atas rakit di sebuah perkebunan sawit di Sampoiniet, provinsi Aceh (7/3/2021). Kelapa sawit merupakan tanaman perkebunan yang memiliki produksi terbesar di Kabupaten Aceh. (AFP Photo/Chaideer Mahyuddin)

Menurut dia pemerintah awalnya menargetkan PSR mencapai 180.000 hektar per tahun, tetapi kemudian diturunkan menjadi 150.000 hektar hingga kini sekitar 50.000 hektar agar lebih realistis.

Sementara itu, pemerintah telah meningkatkan dukungan pendanaan dari Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP). Bantuan PSR yang semula Rp 25 juta per hektar pada 2017 – 2019 meningkat menjadi Rp 30 juta per hektar pada 2020 – Agustus 2024, lalu menjadi Rp 60 juta per hektar sejak September 2024.

Namun, menurut dia, realisasi PSR selama ini belum pernah mencapai target pemerintah karena banyak faktor yang membuat program ini tidak berjalan optimal, di antaranya legalitas lahan hingga tumpang tindih kawasan hutan, masih menjadi hambatan utama.

Selain itu, data detail mengenai petani sawit rakyat juga dinilai masih sangat terbatas serta lemahnya pola kemitraan antara perusahaan dan petani. Hingga kini kemitraan baru berjalan di sebagian kecil perusahaan besar, sementara rantai pasok tandan buah segar (TBS) masih terlalu panjang.

Menurut Iim program PSR sebetulnya dirancang sebagai program sukarela, bukan kewajiban, oleh karena itu, wacana menjadikannya sebagai program mandatori memerlukan dukungan regulasi dan koordinasi lintas kementerian yang lebih kuat.

Sumber Berita :  liputan6.com

Previous Post

Tandan Kosong Sawit Dibidik Jadi Bahan Baku Bioetanol Generasi Kedua

BERITA Terkait

Tandan Kosong Sawit Dibidik Jadi Bahan Baku Bioetanol Generasi Kedua
Dunia Sawit

Tandan Kosong Sawit Dibidik Jadi Bahan Baku Bioetanol Generasi Kedua

Jumat, 21 Agustus 2026
0
9th Borneo Forum 2026: GAPKI Sebut Inovasi dan Produktivitas Jadi Kunci Masa Depan Industri Sawit Indonesia
Berbagi

9th Borneo Forum 2026: GAPKI Sebut Inovasi dan Produktivitas Jadi Kunci Masa Depan Industri Sawit Indonesia

Kamis, 13 Agustus 2026
0
Biodiesel Menjadi Jangkar Harga Minyak Sawit Baru
Dunia Sawit

Biodiesel Menjadi Jangkar Harga Minyak Sawit Baru

Rabu, 5 Agustus 2026
0
Nigeria Kehilangan Dominasi Sawit Dunia, Kini Belajar dari Keberhasilan Malaysia
Dunia Sawit

Nigeria Kehilangan Dominasi Sawit Dunia, Kini Belajar dari Keberhasilan Malaysia

Jumat, 7 Agustus 2026
0
Kenali Tipe Warna Buah Sawit, Planter Diminta Tak Hanya Andalkan Warna Saat Menentukan Panen
Dunia Sawit

Kenali Tipe Warna Buah Sawit, Planter Diminta Tak Hanya Andalkan Warna Saat Menentukan Panen

Kamis, 6 Agustus 2026
0
Mengenal Bunga Sawit, Kunci Pembentukan Buah dan Produktivitas TBS
Berbagi

Mengenal Bunga Sawit, Kunci Pembentukan Buah dan Produktivitas TBS

Jumat, 7 Agustus 2026
0

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PT. Mitrasari Prima
PT. Mitrasari Prima

BERITA POPULER

  • Pimpinan Perusahaan Mitrasari Prima & Agritasarii Prima, saat memberikan bantuan pendidikan.

    Perusahaan Mitrasari Prima & Agritasari Prima Peduli Pendidikan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Asal Muasal China Kembangkan Bibit Sawit Unggul

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Pentingnya Berondolan Sawit

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Kualitas Tandan Buah Segar (TBS) Sawit

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Palm Co Rencana IPO Akhir Tahun, Siap Bangun Pabrik Biodiesel

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jatah Ekspor Minyak Sawit Kembali Dipangkas per 1 Mei 2023

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita Terbaru

Peremajaan Sawit Rakyat Bisa Kerek Produksi CPO Buat B50

Peremajaan Sawit Rakyat Bisa Kerek Produksi CPO Buat B50

Minggu, 23 Agustus 2026
0
Tandan Kosong Sawit Dibidik Jadi Bahan Baku Bioetanol Generasi Kedua

Tandan Kosong Sawit Dibidik Jadi Bahan Baku Bioetanol Generasi Kedua

Jumat, 21 Agustus 2026
0
9th Borneo Forum 2026: GAPKI Sebut Inovasi dan Produktivitas Jadi Kunci Masa Depan Industri Sawit Indonesia

9th Borneo Forum 2026: GAPKI Sebut Inovasi dan Produktivitas Jadi Kunci Masa Depan Industri Sawit Indonesia

Kamis, 13 Agustus 2026
0
Biodiesel Menjadi Jangkar Harga Minyak Sawit Baru

Biodiesel Menjadi Jangkar Harga Minyak Sawit Baru

Rabu, 5 Agustus 2026
0
Nigeria Kehilangan Dominasi Sawit Dunia, Kini Belajar dari Keberhasilan Malaysia

Nigeria Kehilangan Dominasi Sawit Dunia, Kini Belajar dari Keberhasilan Malaysia

Jumat, 7 Agustus 2026
0
Load More
Mitrasari Prima Pelalawan Riau Indonesia

© 2022 PT. Mitrasari Prima. All Rights Reserved.

PT. Mitrasari Prima

  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Dunia Sawit
  • Sosok
  • Publikasi
  • Edukasi
  • Berbagi
  • Koperasi dan UMKM
  • Informasi
  • Video

© 2022 PT. Mitrasari Prima. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Pola Gacor Scatter Hitam