slot gacorslot gacorslot gacorslot gacorslot gacorslot gacorslot gacorslot gacor Permintaan Tirai Sawit Melejit Saat Musim Kemarau, Omzet Perajin Lebak Tembus Dua Kali - Mitrasari Prima Pelalawan Riau Indonesia
Rabu, 26 Agustus 2026
Mitrasari Prima Pelalawan Riau Indonesia
  • Dunia Sawit
  • Sosok
  • Publikasi
  • Edukasi
  • Berbagi
  • Koperasi dan UMKM
  • Informasi
  • Pedoman Media Siber
No Result
View All Result
Mitrasari Prima Pelalawan Riau Indonesia
KONTAK KAMI ➤
No Result
View All Result
Mitrasari Prima Pelalawan Riau Indonesia

Permintaan Tirai Sawit Melejit Saat Musim Kemarau, Omzet Perajin Lebak Tembus Dua Kali

Mitrasari Prima by Mitrasari Prima
Rabu, 26 Agustus 2026
0 0
0
Permintaan Tirai Sawit Melejit Saat Musim Kemarau, Omzet Perajin Lebak Tembus Dua Kali

Lipat InfoSAWIT, LEBAK – Musim kemarau membawa berkah bagi pelaku usaha mikro berbasis produk turunan kelapa sawit di Kabupaten Lebak, Banten. Permintaan krey atau tirai sawit meningkat tajam dalam beberapa pekan terakhir, mendorong lonjakan omzet para perajin dan pengepul hingga mencapai 100 persen dibandingkan kondisi normal.

Dilansir InfoSAWIT dari Antara, Kamis (6/8/2026), peningkatan kebutuhan tirai sawit dipicu oleh tingginya permintaan masyarakat yang memanfaatkan produk tersebut sebagai pelindung bangunan dari paparan sinar matahari langsung selama musim kemarau.

Salah seorang pengepul krey sawit di Kabupaten Lebak, Toto, mengungkapkan bahwa nilai penjualan usahanya kini mencapai sekitar Rp60 juta per pekan, meningkat signifikan dibandingkan sebelumnya yang hanya sekitar Rp30 juta.

BacaJuga

Mengenal J100, Bahan Bakar Pesawat Terbang 100 Persen Berbasis Minyak Inti Sawit

Peremajaan Sawit Rakyat Bisa Kerek Produksi CPO Buat B50

Tandan Kosong Sawit Dibidik Jadi Bahan Baku Bioetanol Generasi Kedua

9th Borneo Forum 2026: GAPKI Sebut Inovasi dan Produktivitas Jadi Kunci Masa Depan Industri Sawit Indonesia

Biodiesel Menjadi Jangkar Harga Minyak Sawit Baru

Kenaikan tersebut sejalan dengan bertambahnya volume permintaan. Jika sebelumnya ia hanya memasok sekitar 1.000 unit krey setiap pekan, kini jumlahnya melonjak menjadi sekitar 2.000 unit. Produk tersebut dipasarkan melalui pedagang pengecer dengan harga sekitar Rp30 ribu per unit.

Menurut Toto, mayoritas pesanan berasal dari sejumlah kota di Banten hingga wilayah Jabodetabek, seperti Serang, Cilegon, dan Jakarta. Seluruh transaksi dilakukan dengan pelanggan tetap menggunakan sistem pembayaran tunai sehingga arus perputaran usaha tetap terjaga.

Lonjakan permintaan juga dirasakan pengepul lainnya, Timan, warga Desa Rangkasbitung Timur. Ia menyebut omzet usahanya kini mencapai sekitar Rp50 juta per pekan, naik dua kali lipat dibandingkan sebelumnya yang berada di kisaran Rp25 juta.

Timan memasok tirai sawit ke sejumlah pelanggan tetap di Depok, Bogor, dan Jakarta. Menurutnya, peningkatan permintaan memberikan dampak positif terhadap keberlangsungan usaha sekaligus meningkatkan pendapatan para pelaku usaha di daerah.

Di tingkat perajin, peningkatan pesanan turut mendorong bertambahnya aktivitas produksi. Rosad, perajin tirai sawit asal Desa Rangkasbitung Timur, kini mampu memproduksi sekitar enam unit krey setiap hari untuk memenuhi kebutuhan pasar.

Setiap unit krey dijual kepada pengepul dengan harga sekitar Rp25 ribu sehingga dirinya dapat memperoleh pendapatan harian sekitar Rp150 ribu. la menilai tingginya permintaan selama musim kemarau memberikan peluang bagi perajin untuk meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga kesinambungan usaha.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Lebak, Imam Suangsa, mengatakan pemerintah daerah terus mendorong masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan perkebunan kelapa sawit agar mengembangkan berbagai produk kerajinan berbahan baku pelepah dan lidi sawit, termasuk tirai serta sapu lidi.

Menurutnya, produk-produk tersebut memiliki pasar yang cukup luas dengan permintaan yang terus mengalir dari berbagai wilayah di Banten, DKI Jakarta, hingga Jawa Barat.

la menambahkan, Kabupaten Lebak saat ini memiliki lebih dari 172 ribu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), termasuk yang bergerak di sektor kerajinan berbasis kelapa sawit. Keberadaan UMKM tersebut dinilai berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan masyarakat sekaligus membuka lapangan kerja baru.

Pemerintah daerah pun mengapresiasi berkembangnya industri kerajinan tirai sawit karena mampu memberikan nilai tambah terhadap komoditas sawit sekaligus menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat di kawasan sekitar perkebunan. (T2)

Sumber Berita : infosawit.com

 

Previous Post

Mengenal J100, Bahan Bakar Pesawat Terbang 100 Persen Berbasis Minyak Inti Sawit

BERITA Terkait

Mengenal J100, Bahan Bakar Pesawat Terbang 100 Persen Berbasis Minyak Inti Sawit
Dunia Sawit

Mengenal J100, Bahan Bakar Pesawat Terbang 100 Persen Berbasis Minyak Inti Sawit

Rabu, 26 Agustus 2026
0
Peremajaan Sawit Rakyat Bisa Kerek Produksi CPO Buat B50
Dunia Sawit

Peremajaan Sawit Rakyat Bisa Kerek Produksi CPO Buat B50

Minggu, 23 Agustus 2026
0
Tandan Kosong Sawit Dibidik Jadi Bahan Baku Bioetanol Generasi Kedua
Dunia Sawit

Tandan Kosong Sawit Dibidik Jadi Bahan Baku Bioetanol Generasi Kedua

Jumat, 21 Agustus 2026
0
9th Borneo Forum 2026: GAPKI Sebut Inovasi dan Produktivitas Jadi Kunci Masa Depan Industri Sawit Indonesia
Berbagi

9th Borneo Forum 2026: GAPKI Sebut Inovasi dan Produktivitas Jadi Kunci Masa Depan Industri Sawit Indonesia

Kamis, 13 Agustus 2026
0
Biodiesel Menjadi Jangkar Harga Minyak Sawit Baru
Dunia Sawit

Biodiesel Menjadi Jangkar Harga Minyak Sawit Baru

Rabu, 5 Agustus 2026
0
Nigeria Kehilangan Dominasi Sawit Dunia, Kini Belajar dari Keberhasilan Malaysia
Dunia Sawit

Nigeria Kehilangan Dominasi Sawit Dunia, Kini Belajar dari Keberhasilan Malaysia

Jumat, 7 Agustus 2026
0

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PT. Mitrasari Prima
PT. Mitrasari Prima

BERITA POPULER

  • Pimpinan Perusahaan Mitrasari Prima & Agritasarii Prima, saat memberikan bantuan pendidikan.

    Perusahaan Mitrasari Prima & Agritasari Prima Peduli Pendidikan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Asal Muasal China Kembangkan Bibit Sawit Unggul

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Pentingnya Berondolan Sawit

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Kualitas Tandan Buah Segar (TBS) Sawit

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Palm Co Rencana IPO Akhir Tahun, Siap Bangun Pabrik Biodiesel

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jatah Ekspor Minyak Sawit Kembali Dipangkas per 1 Mei 2023

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita Terbaru

Permintaan Tirai Sawit Melejit Saat Musim Kemarau, Omzet Perajin Lebak Tembus Dua Kali

Permintaan Tirai Sawit Melejit Saat Musim Kemarau, Omzet Perajin Lebak Tembus Dua Kali

Rabu, 26 Agustus 2026
0
Mengenal J100, Bahan Bakar Pesawat Terbang 100 Persen Berbasis Minyak Inti Sawit

Mengenal J100, Bahan Bakar Pesawat Terbang 100 Persen Berbasis Minyak Inti Sawit

Rabu, 26 Agustus 2026
0
Peremajaan Sawit Rakyat Bisa Kerek Produksi CPO Buat B50

Peremajaan Sawit Rakyat Bisa Kerek Produksi CPO Buat B50

Minggu, 23 Agustus 2026
0
Tandan Kosong Sawit Dibidik Jadi Bahan Baku Bioetanol Generasi Kedua

Tandan Kosong Sawit Dibidik Jadi Bahan Baku Bioetanol Generasi Kedua

Jumat, 21 Agustus 2026
0
9th Borneo Forum 2026: GAPKI Sebut Inovasi dan Produktivitas Jadi Kunci Masa Depan Industri Sawit Indonesia

9th Borneo Forum 2026: GAPKI Sebut Inovasi dan Produktivitas Jadi Kunci Masa Depan Industri Sawit Indonesia

Kamis, 13 Agustus 2026
0
Load More
Mitrasari Prima Pelalawan Riau Indonesia

© 2022 PT. Mitrasari Prima. All Rights Reserved.

PT. Mitrasari Prima

  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Dunia Sawit
  • Sosok
  • Publikasi
  • Edukasi
  • Berbagi
  • Koperasi dan UMKM
  • Informasi
  • Video

© 2022 PT. Mitrasari Prima. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Pola Gacor Scatter Hitam